Featured Video

News Update :
Home » » Oknum Wartawan KPK Juga Jarah Sound Masjid

Oknum Wartawan KPK Juga Jarah Sound Masjid

Wednesday, August 31, 2011 9:10 PM

JEURAM - Pihak kepolisian di Polsek Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, terus mengusut kasus penjarahan celengan masjid oleh tersangka SY, seorang wartawan KPK, terbitan Provinsi Sumatera Utara. Pria SY tercatat sebagai warga Desa Cot Bak U Manggeng, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya. Ia ditangkap warga beberapa hari lalu usai mencuri celengan masjid di Desa Keudee Linteung, Kecamatan Seunagan Timur.

Kapolres Nagan Raya AKBP Heri Heriandi melalui Kapolsek Seunagan, Ipda Dedi Suprayitno, Jumat (19/8) kemarin di Kota Jeuram mengatakan, penetapan status tersangka terhadap SY, setelah pelaku mengakui semua perbuatannya terhadap aksi kejahatan pencurian yang dilakukan selama ini. Diakui tersangka, sebelum mencuri uang celeng masjid di Desa Keudee Linteung, Kecamatan Seunagan Timur, SY juga mengaku mencuri uang celengan di beberapa masjid di antaranya Masjid Desa Parom dan Kota Jeuram, Kecamatan Seunagan. Masjid di Tripa, Kecamatan Tripa Makmur, serta beberapa masjid lainnya di Nagan Raya.

Tak hanya itu, kata kapolsek, dalam pemeriksaan yang dilakukan polisi, tersangka SY juga mengakui bahwa dirinya bukan saja pencuri celengan masjid. Akan tetapi pelaku merupakan spesialis pencuri alat sound system serta mixer yang berada di masjid. Bahkan tersangka mengaku telah berhasil melakukan berulang kali aksi kejahatan di masjid itu, yang kemudian peralatan elektronik dan pengeras suara itu dijual kepada pihak tertentu untuk mendapatkan uang. “Pelaku SY yang mengaku sebagai oknum wartawan ini bukan hanya mencuri uang celengan masjid saja, akan tetapi pelaku juga spesialis pencuri peralatan elektronik di masjid,” tegas Kapolsek Dedi.

Sedangkan modus operandi yang dilakukan tersangka, katanya, sebelum menjalankan aksinya tersangka SY berpura-pura kencing di masjid guna memastikan apakah di lokasi yang ia incar itu terdapat orang lain ataupun tidak. Setelah kondisi aman, pelaku langsung menjalankan aksinya dengan cara mencongkel pintu masjid dan kemudian menjalankan aksinya untuk mencuri. Namun sejauh ini polisi belum mengetahui kemana saja peralatan elektronik yang dicuri itu telah dijual.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, kata Kapolsek Seunagan, oknum wartawan KPK itu dijerat dengan Pasal 362 dan 363 KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman kurungan penjara selama lima tahun. Namun sejauh ini polisi terus mengembangkan kasus tersebut guna memastikan apakah tindak kejahatan itu hanya dilakukan oleh tersangka, atau ada pihak lainnya yang terlibat. Karena berdasarkan pengakuan tersangka YS, pelaku juga mengaku sebagai ketua sebuah LSM yang berbasis di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, pungkas Kapolsek Seunagan, Ipda Dedi Suprayitno.(edi)
YOU MIGHT ALSO LIKE

0 comments:

Post a Comment

 

© Copyright IKNR News 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.