Featured Video

News Update :
Home » » IKNR dan Rapa'ie: Meriahkan Jakarta dengan Halal bi Halal

IKNR dan Rapa'ie: Meriahkan Jakarta dengan Halal bi Halal

Wednesday, September 28, 2011 5:18 AM

Tabuhan Rapa'ie Saman membahana memecah malam di Jakarta. Yap, kesenian Aceh yang dipertunjukkan oleh grup Rapa'ie di bawah asuhan putra seniman Rapa'ie Syech Sabirin, Sarbini dan Arabi memeriahkan acara Ikatan Keluarga Nagan Raya di Jakarta, saat mengadakan kegiatan halal bihalal di Padepokan Pencak silat-TMII pada Senin (26/9) malam.

Pada perhelatan yang dihadiri sekitar 1000 orang tersebut, Ketua Umum IKNR Jakarta, Chalidin Oesman menyampaikan beberapa wacana yang sudah mulai dilaksanakan. Wacana dimaksud adalah program mendirikan meunasah (mesjid) atas nama organisasi IKNR Jakarta. Menurutnya, hal itu penting karena mengingat itu bisa menjadi bukti kontribusi keberadaan IKNR di Jakarta.”meunasah dimaksud ada kelaknya bukan Cuma untuk dimanfaatkan oleh masyarakat muslim asal Aceh atau Nagan Raya saja. Namun ia juga bisa dipergunakan oleh semua masyarakat muslim yang berada di Jakarta.”

Chalidin menyebutkan bahwa dana yang sudah terkumpul selama ini  untuk pembangunan meunasah tersebut mencapai 320 juta rupiah.”Tetapi itu baru donasi dari kita di dalam kepengurusan organisasi paguyuban IKNR. Belum dari donatur-donatur di luar kepengurusan IKNR.”

Ketua Tuha Peut IKNR, Ruslim Hamzah menjanjikan kepada masyarakat Nagan Raya di Jakarta, untuk program mendirikan meunasah tersebut, ia dengan jajaran Tuha Peut IKNR juga akan menyumbang sebesar rp 100 rupiah.

Pada acara yang sama, Chalidin memberikan pandangan bahwa, butuh kerja sama yang cukup kuat antara masing-masing pengurus di IKNR Jakarta,”kita berharap ke depan tidak ada lagi pengurus yang sekadar menumpang nama saja di jajaran kepengurusan tetapi jarang atau tidak berkontribusi sama sekali. Program apa saja yang ingin kita jalankan, saya yakini akan mudah saja untuk dijalankan jika kita semua bisa bekerja sama setulus hati.”

Abdullah Shaleh anggota DPRA Aceh yang juga masyarakat Nagan Raya mengatakan bahwa,
“Acara seperti ini memang penting untuk kita adakan. Alasannya adalah, dengan begini masyarakat di luar Aceh bisa melihat seperti apa kebudayaan masyarakat Aceh. Juga untuk menumbuhkan kecintaan kepada nilai-nilai budaya Aceh pada masyarakat Aceh asal Nagan Raya yang sekarang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya.

Tgk Yusri Puteh yang diundang untuk ceramah agama sebagai acara puncak, saat tiba gilirannya waktu sudah mendekati tengah malam atau sekitar pukul 11.30 oleh sebab suatu kondisi di luar perencanaan awal panitia acara.  Muballigh Aceh ini lebih banyak membicarakan kelebihan menjadi orang dermawan. “Menjadi dermawan tidak akan membuat kita rugi. Harta yang kita sumbangkan di jalan Allah justru akan kian bertambah.”

Yusri juga mengatakan,”di mana-mana, sering kali orang-orang perantauan bisa melakukan banyak hal dengan kebersamaan dan kedermawanan mereka. IKNR dengan gagasan mendirikan rumah ibadah berupa meunasah/mesjid di Jakarta merupakan bukti penting yang akan membuat organisasi ini lebih dikenang oleh generasi selanjutnya.’ Terangnya di sela-sela ceramah. (ZA)
YOU MIGHT ALSO LIKE

0 comments:

Post a Comment

 

© Copyright IKNR News 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.