Featured Video

News Update :
Home » » Jaksa Temukan Dugaan Korupsi di Disdik Nagan Raya

Jaksa Temukan Dugaan Korupsi di Disdik Nagan Raya

Thursday, September 1, 2011 1:43 PM

Pihak Kejaksaan Negeri Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya, Aceh menemukan dugaan kerugian keuangan negara dalam kasus pengadaan computer di Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya sebesar Rp 60 juta.


Dana proyek pengadaan komputer tersebut yang bersumber dari APBK Tahun 2011 sebesar Rp 190.080.000,-

Kepala Kejaksaan Negeri Suka Makmue Kabupaten Nagan Raya Munaji SH melalui Kasi Intel Fauzi SH kepada Serambi, Jumat (29/7/2011) mengaku terungkapnya kasus tindak pidana korupsi di Dinas Pendidikan setempat itu setelah pihaknya melakukan penyelidikan terhadap sejumlah pihak diantaranya, pejabat teknis, PPTK, pemeriksa barang, panitia pelelangan, kepala sekolah penerima barang serta pihak rekanan selama beberapa pekan terakhir.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan secara marathon itu akhirnya terungkap bahwa pengadaan 16 unit  computer tersebut terdapat indikasi adanya kerugian keuangan negara sebesar Rp 60 juta, karena barang yang dibeli oleh pihak rekanan itu tak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan dalam kontrak pekerjaan yang dilakukan pihak Dinas Pendidikan.
Artinya, kata Fauzi, dalam surat kontrak pengadaan barang, merek computer yang dibeli itu seharusnya satu mereka saja. Akan tetapi dalam pelaksanaannya, pihak rekanan justru membeli computer tersebut dengan berbagai macam merek lainnya dan tak sesuai dengan kontrak yang ada.

Bahkan yang lebih memprihatinkan lagi, katanya, barang yang terdapat dalam 16 unit computer tersebut juga tak sesuai dengan spesifikasi standar barang yang telah ditentukan.
“Dalam kasus pengadaan 16 unit computer ini, pihak kejaksaan memang menemukan adanya kerugian keuangan negara sebesar Rp 60 juta lebih. Namun terhadap penetapan tersangka kami masih menunggu perintah lanjutan dari Kejati Aceh di Banda Aceh,” kata Fauzi.

Ia beralasan, belum adanya penetapan status tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi itu karena kasus itu masih menunggu perintah lanjutan dari pihak Kejati.

Apalagi dalam kasus ini Kejati Aceh telah meningkatkannya ke jenjang penyidikan dari tahapan sebelumnya yakni tingkat penyelidikan saja, pungkas Kasi Intel Kejari Suka Makmue, Fauzi SH.
YOU MIGHT ALSO LIKE

0 comments:

Post a Comment

 

© Copyright IKNR News 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.