Featured Video

News Update :
Home » » Pemkab Nagan Raya Fokuskan Sektor Perkebunan

Pemkab Nagan Raya Fokuskan Sektor Perkebunan

Thursday, September 1, 2011 12:59 AM

Banda Aceh ( Berita ) :  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh tetap fokus membangun sektor perkebunan rakyat dengan komoditas unggulan kelapa sawit dan karet untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di wilayah itu.

“Program prioritas Pemkab 2011 masih terfokus membangun sektor perkebunan melalui pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan lahan terlantar untuk masyarakat,” kata Bupati Nagan Raya Teuku Zulkarnen di Banda Aceh, Jumat [17/06].

Menurutnya upaya membangun sektor perkebunan itu melalui pemberdayaan kapasitas masyarakat dan bantuan bibit serta pupuk dan membangun jalan ke akses produksi. Saat ini terdapat areal tanaman kelapa sawit produktif di Nagan Raya mencapai sekitar 100 ribu hektare, dan 30 ribu hektare diantaranya milik masyarakat. Sebesar 70 persen dari luas areal kebun kelapa sawit itu milik swasta.

“Artinya, kebun swasta pemegang Hak Guna Usaha (HGU) itu sudah cukup lama beroperasi, dan izin yang habis 2018,” katanya menjelaskan. Oleh karenanya, kedepan Pemkab Nagan Raya tidak menggeluarkan lagi perizinan HGU tapi lahan-lahan terlantar dan berpotensi untuk perkebunan kelapa sawit dan karet itu akan diberikan kepada masyarakat. “Sehingga kekayaan alam bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya kepada rakyat,” katanya.

Selain itu, Pemkab Nagan Raya juga memprioritakan pembangunan sektor pertanian melalui pemberdayaan masyarakat dipedalaman dengan komoditas unggulan adalah tanaman padi, kata bupati.

Disebutkan, saat ini terdapat sekitar 33 ribu hektare lahan sawah namun sebesar 50 persen diantaranya yang berproduktif. “Kami juga merencanakan untuk mencetak lahan sawah baru,” kata dia. “Lahan sawah yang tidak produktif itu saat ini bermasalah dengan tidak adanya irigasi dan kedepan infrastruktur pendukung juga menjadi prioritas kami untuk dibangun,” katanya menjelaskan.Teuku Zulkarnen menambahkan, upaya yang dilakukan peningkatan sumber daya petani dan bantuan bibit serta pupuk sehingga mampu meningkatkan hasil panen padi. Selama ini, produksi padi sekitar enam ton/hektare untuk sekali panen.“Melalui program peningkatan sumber daya petani maka diharapkan mampu mendorong meningkatkan produktivitas padi minimal mencapai 10 ton/hektare di Nagan Raya,” tambahnya. (antara )
YOU MIGHT ALSO LIKE

0 comments:

Post a Comment

 

© Copyright IKNR News 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.