Featured Video

News Update :
Home » » Pemkab Pecat 35 Pegawai Kontrak

Pemkab Pecat 35 Pegawai Kontrak

Wednesday, September 21, 2011 6:27 AM

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, resmi memecat (pemutusan surat keterangan/SK) bagi 35 orang tenaga kontrak yang bertugas di bidang administrasi di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) di wilayah itu. Pemecatan dilakukan karena selama ini mereka dinilai malas masuk kantor untuk menjalankan tugasnya, serta malas ikut apel pagi dan siang sesuai jadwal yang ditentukan.

“Pemecatan (pemutusan kontrak-red) yang kita lakukan ini telah melalui mekanisme dan prosedur yang berlaku dalam aturan pemerintah. Karena sebelum tenaga kontrak ini dipecat, mereka telah berulang kali diperingati supaya tak mengulangi perbuatannya. Akan tetapi hal itu tetap saja dilakukan,” kata Sekdakab Nagan Raya Drs HT Zamzami TS MM menjawab Serambi, Senin (12/9) di Suka Makmue seusai memimpin apel.

Menurutnya, pemutusan kontrak bagi tenaga kontrak yang bertugas di bagian administrasi itu merupakan langkah akhir yang harus ditempuh. Karena pelanggaran yang dilakukan abdi negara itu sama sekali tak bisa ditolerir lagi.

Ia berharap, pemecatan yang dilakukan bagi 35 orang tenaga kontrak di jajaran Pemkab Nagan Raya ini menjadi pelajaran bagi tenaga kontrak lainnya supaya menjalankan tugas dengan baik, sesuai dengan aturan yang ada. “Karena apabila melakukan pelanggaran, maka Pemkab Nagan Raya tak segan-segan untuk mengambil tindakan serupa bagi abdi negara lainnya yang membandel,” katanya.

SEKDAKAB Drs HT Zamzami TS MM menambahkan, tindakan pemecatan juga akan dilakukan bagi tenaga kontrak bidang kesehatan (paramedis) dan tenaga guru. Namun untuk pemecatan tenaga kontrak bagi kedua jenis profesi itu sejauh ini masih dilakukan evaluasi secara menyeluruh oleh masing-masing intansi di Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.

Karena pemutusan kontrak terhadap kedua tenaga ini dilakukan Pemkab Nagan Raya berdasarkan usulan masing-masing dinas. “Intinya apabila bekerja dengan baik dan berprestasi, maka tetap kita pertahankan. Namun apabila melakukan kesalahan berulang kali dan membandel, maka tak ada ampun bagi pelanggar,” pungkas Sekdakab HT Zamzami.

Sumber: Serambi Indonesia
YOU MIGHT ALSO LIKE

0 comments:

Post a Comment

 

© Copyright IKNR News 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.