Featured Video

News Update :
Home » » Tak Dukung Bupati Incumbent, Geusyik Dipecat

Tak Dukung Bupati Incumbent, Geusyik Dipecat

Friday, September 2, 2011 10:59 AM

Bupati Nagan Raya Teuku Zulkarnaini memecat sejumlah Kepala Desa (Geusyik) di Kecamatan Darul Makmur, Alue Bilie, Nagan Raya. Pemecatan itu diduga karena para Geusyik menolak mendukung sang bupati mencalon diri kembali dalam pilkada mendatang.


Salah satu yang dipecat adalah Suardi Gonjol, Geusyik Desa Serba Guna, Kecamatan Darul Mamur Alue Bilie.

Suardi bilang, pemecatannya berawal ketika Camat Darul Makmur, Effendi, memanggil sejumlah geusyik ke kantornya beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, kata Suardi, camat meminta para kepala desa tak terlibat politik praktis.

Namun, Suardi membantah 'nasehat' Pak Camat. Sebab, setahu dia, Camat Effendi telah menyalahgunakan jabatan dengan mengajak masyarakat mendukung Teuku Zulkarnaini untuk naik lagi ke tampuk pimpinan daerah.

Rupanya, Camat Effendi marah dengan sikap Suardi dan melaporkannya ke Bupati Zulkarnaini. Karena Suardi yang paling keras suaranya, muncullah upaya menggantinya. Camat pun memanggil para Tuha Peuet desa setempat. "Jika dalam waktu seminggu pengganti saya tidak ada, maka Bupati akan menunjuk langsung pengganti kepala desa menggantikan saya,” kata Suardi.

Pertengahan Juli lalu, Suardi pun dipecat tanpa pemberitahuan. Tiba-tiba saja, muncul pelantikan kepala desa baru tanpa sepengetahuannya. Inilah yang tidak bisa diterima Suardi. Kata dia, seharusnya bupati tidak main pecat sembarangan karena ia dipilih oleh warga, bukan diangkat oleh bupati. "Memang sekarang Bupati yang pegang kekuasaan, tapi semua kan ada mekanisme dan aturannya, saya seperti tidak dihargai diperlakukan seperti ini,” kata Suardi.

Kata Suardi, masih ada beberapa geusyik lain yang dipecat seperti di Gampong Gunong Chok, Desa Pulau Teungoh dan Desa Alue Ba Tumbrok. Namun, ia tidak bisa memastikan kasusnya sama dengan dirinya. “Saya tidak tahu persis mengapa mereka dipecat, tapi waktunya hampir bersamaan dengan saya,” ujarnya.

Ketua Tuha Peuet Desa Serba Guna Sanusi membenarkan pemecatan Suardi atas perintah bupati. Ia pun mengaku pernah dipanggil bersama sejumlah perangkat desa lain oleh Camat Effendi. Katanya, Pak Camat meminta mereka segera memilih Pjs Geusyik dalam waktu satu minggu. "Jika dalam satu minggu pihak perangkat desa tidak bisa melakukannya, akan ditunjuk langsung Pj Geuchiek oleh Bupati Nagan Raya,”ujarnya.

Akhirnya, diajukanlah nama Syail sebagai Pj geuchik mengantikan Suardi Gonjol. Namun, yang dilantik pada 26 Juli lalu, justru orang lain. Alasannya, Syail tidak cocok untuk posisi itu. “Kalau memang tidak bisa, kenapa berita acara diterima, dan kenapa tidak ada pemberitahuan,” kata Sanusi dengan nada jengkel.

Masalah kian runyam ketika Pj Geusyik pilihan Camat tak diterima oleh perangkat desa lain. “Kami para tuha peut dan perangkat desa lainnya tidak mengakui geuchik yang ditunjuk bupati tersebut. Kami meminta pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini,” ujar Sanusi.
Bupati Zukarnaini maupun Camat Effendi belum bisa dikonfirmasi soal pecat memecat ini. Kepala Humas Kabupaten Nagan Raya pun begitu. The Atjeh Post yang mencoba menghubunginya lewat telepon tak dijawab.

Sumber: The Atjeh Post
YOU MIGHT ALSO LIKE

0 comments:

Post a Comment

 

© Copyright IKNR News 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.