Featured Video

News Update :
Home » » Benih Padi Bantuan Pemerintah Diduga Palsu

Benih Padi Bantuan Pemerintah Diduga Palsu

Monday, October 3, 2011 6:26 PM

JEURAM - Seluas 95 hektare tanaman padi yang ditanam petani di sejumlah kecamatan di Kabupaten Nagan Raya terancam gagal panen. Pasalnya, selain tanaman padi yang kini telah memasuki masa panen tersebut tumbuh tak merata, juga tak semua bulir padi berisi. Padahal, benih padi yang ditanam sejumlah kelompok tani di Kabupaten Nagan Raya itu merupakan benih unggul nasional seperti Cibobo, Ciherang, serta Impari.

Amri Ramli, seorang anggota kelompok tani Baruna Jaya, warga Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya kepada Serambi, Minggu (2/10) mengatakan, akibat buruknya pertumbuhan tanaman padi milik sejumlah kelompok tani di wilayah itu, telah menyebabkan kerugian besar di kalangan petani.

Pasalnya, tanaman padi menggunakan benih bantuan pemerintah itu dikhawatirkan tak bisa dipanen secara menyeluruh karena pertumbuhan tanamannya tak baik. Selain itu, tak semua bulir padi tak berisi  atau kosong.

Pihaknya menduga, bibit bantuan yang diberikan oleh pihak rekanan kepada sejumlah kelompok tani di wilayah itu palsu atau telah dicampur dengan bibit yang tak unggul dengan kualitas yang sangat murah. Sehingga hasil tanam yang diharapkan petani justru tak kesampaian.

Apalagi sebelumnya, sebagian besar petani di wilayah itu mendapaykan hasil panen yang sangat banyak berkisar antara 5-6 ton/hektare. Namun dengan kualitas bibit yang diduga palsu itu, maka harapan panen dengan jumlah besar akan pupus karena hasil tanam yang saat ini tumbuh sangat memprihatinkan.


Sumber: Serambi Indonesia
YOU MIGHT ALSO LIKE

0 comments:

Post a Comment

 

© Copyright IKNR News 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.